Mengejutkan KopTax Ngurah Rai memperlihatkan bukti awal kerjasama dengan AP1 bukan Kokapura

Denpasar 17 Mei 2021, Setelah ke DPRD Provinsi Bali, kini Koperasi Jasa Angkutan Taxi Ngurah Rai Bali yang berlokasi di jalan by Pass Ngurah Rai terus berupaya mengumpulkan berkas berkas agar kontrak selanjutnya di kembalikan seperti semula yaitu kontrak langsung antara AP 1 dengan KopTax Ngurah Rai, kalau yang lain bisa kontrak langsung dengan AP1, kenapa kami tidak bisa? 

Kadek Ari Sucitha SH.Mkn sebagai Ketua dari KopTax Ngurah Rai ini yang di dampingi oleh Wakil Ketua dan Sekretarisnya juga menjelaskan unit Koptax Ngurah Rai Airport terbilang lama memberikan pelayanan di Bandara International Ngurah Rai dan tiba tiba 1997 kontrak kami berada di bawah Kokapura sambil menunjuk ke arah Agung Darmawan Wakil Ketua KopTax, yang juga Ketua dari KopTax unit Airport serta memperlihatkan kontrak Kerjasamanya yang terdahulu yang langsung dengan AP1 bukan dengan Kokapura.

Seharusnya AP1 mengetahui bahwa Kokapura itu tidak mempunyai legalitas sebagai penyelenggara transportasi hal itu seharusnya di ketahui lebih awal sebagai syarat mutlak pelayanan transportasi oleh AP1.

Putra Gianyar yang juga Mantan anggota DPRD Kota Denpasar ini juga merasakan cukup aneh dengan hutang yang awalnya di bebankan ke KopTax Ngurah Rai oleh Kokapura yang jumlahnya lumayan banyak, setelah pihak Koptax Ngurah Rai meminta data yang valid mengalami penurunnya yang drastis pula, penurunan yang extrim ini setelah di minta data yang valid awal piutang tersebut dan pihak Kokapura tidak mampumemberikan data yang valid

Atas ketidak professional dari Kokapura di sektor transportasi dan juga karena pihak Kokapura tidak mempunyai legalitas sebagai peyelenggara transportasi inilah pihak dari KopTax Ngurah Rai meminta bantuan ke DPRD provinsi Bali guna mengembalikan kontrak seperti sebelumnya, dan itu  sah sah saja, tegasnya.

Dengan adanya perubahan kontrak yang sepihak itu keluarga Puri Ngurah Rai ikut memberikan support baik waktu dan solusi terbaik karena merasa menjadi bagian dalam kekisruhan ini.

Koperasi Ngurah Rai ini memiliki nama "Ngurah Rai " bukan kebetulan karena beroperasi di Ngurah Rai, bukan begitu, Koperasi ngurah rai adalah Koperasi pertama yang ada di Bali tentunya kami minta ijin juga memakai nama tersebut, anggota kami keseluruhannya berjumlah 1.600 anggota yang juga artinya 1.600 armada terdiri 16 unit yang tersebar di Sanur , Nusa Dua, Seminyak, Kuta termasuk unit yang di Airport serta memiliki Taxi keliling sebanyak 728 armada.

Kami tidak ada bermaksud mencemarkan nama baik pihak manapun karena kami berbicara mengikuti sejarah yang berdasarkan fakta, intinya kontrak kami di kembalikan seperti yang diawal , beres dan selesai, imbuhnya sambil tersenyum. pr-dd/tb

Please Login to Leave a Comment